Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Macam-Macam Kalimat dalam Bahasa Indonesia dan Contohnya

Macam-Macam Kalimat dalam Bahasa Indonesia

Kali ini kita akan mengenal macam-macam Kalimat dalam Bahasa Indonesia di buku siswa SD/MI kelas 2. Kalimat merupakan kumpulan dari beberapa kata yang mempunyai makna. Sedangkan kalimat memiliki beberapa macam jenis. Diantaranya kalimat ungkapan, kalimat ajakan, kalimat perintah dan kalimat penolakan. Kalimat-kalimat tersebut memiliki arti dan tujuan masing-masing sehingga mampu dipahami oleh orang yang diajak bicara.

Macam-Macam Kalimat dalam Bahasa Indonesia Yang Perlu Diketahui

Kalimat-kalimat tersebut memiliki ciri masing-masing. Sehingga tidak sulit untuk mempelajarinya. Berikut ini penjelasan macam-macam kalimat tersebut agar lebih mudah mengklasifikan jenis kalimatnya.

1.Kalimat ungkapan

Macam-macam kalimat yang pertama yaitu kalimat ungkapan. Kalimat ungkapan memiliki definisi gabungan dari beberapa kata yang memiliki makna baru. Nah dengan demikian, kata penyusunnya tidak diartikan secara sendiri-sendiri. Dan biasanya kalimat ungkapan terdapat dalam teks cerita.

Contoh ungkapan yaitu kutu buku yang artinya gemar membaca buku. Jika diaplikasikan dalam kalimat “Rina memiliki kegemaran membaca buku sehingga ia sering mendapatkan julukan kutu buku”. Ungkapan pada kalimat tersebut adalah kutu buku. Selain dari kutu buku, contoh lainnya adalah panjang tangan, kepala dingin, keras kepala, kabar angin, angkat kaki, dan masih banyak lagi.

2.Kalimat ajakan

Kalimat ajakan adalah kalimat yang berisi ajakan kepada seseorang atau teman untuk melakukan sesuatu. Kalimat tersebut mengandung kata “mari” dan “ayo” dalam kalimatnya. Selain itu, juga diakhiri dengan tanda seru (!). Kalimat ajakan termasuk salah satu dari macam-macam kalimat yang juga dibahas dalam buku Bupena kelas 2 SD.

Pastinya kamu pernah mengajak teman atau orang lain untuk pergi ke suatu tempat atau melakukan sesuatu secara bersama-sama. contohnya:

Udin: Edo, Ayo kita bermain bola!

Pada kalimat tersebut terlihat dengan jelas ciri-ciri dari kalimat ajakan. Yaitu ditandai dengan adanya kalimat ayo kemudian diakhiri tanda seru. Kalimat ajakan biasanya juga terdapat dalam sebuah lagu. Seperti lagu yang berjudul Menanam Jagung. Pada syair lagu tersebut akan kita temukan kata ayo sebagai ciri kalimat ajakan. Mudah, bukan? Memahami macam-macam kalimat.

3.Kalimat perintah

Kalimat perintah sudah sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Misal kalimat perintah ibu atau ayah kepada anak atau kalimat perintah dari guru di sekolah kepada murid. Kegunaan kalimat perintah yaitu untuk meminta orang lain melakukan sesuatu. Kalimat ini biasanya dibubuhi akhiran “kan” atau “lah” kemudian harus diakhiri tanda seru (!).

Macam-macam kalimat yang juga mudah untuk dipahami adalah kalimat perintah ini. Sebagai contoh perintah Ibu guru kepada muridnya:

“Anak-anak salinlah tulisan yang ada di papan tulis ke dalam bukumu! Pada kalimat tersebut ciri-ciri kalimat perintahnya adalah bubuhan “lah” pada kata salinlah kemudian diakhir kalimatnya ada tanda seru (!).

4.Kalimat penolakan

Kalimat penolakan biasanya digunakan untuk menjawab ajakan maupun tawaran dari teman atau orang lain. Kalimat penolakan sebaiknya diucapkan dengan sopan agar tidak menyinggung perasaan orang lain. Kalimat penolakan ditandainya dengan kata “maaf” dan “tidak” contoh:

Edo: “Din, ayo kita pergi ke rumah Lani!
Udin: “Maaf, Do. Aku akan pergi ke rumah nenek”

Kalimat penolakan termasuk macam-macam kalimat yang tidak hanya ditandai dengan kalimat maaf dan tidak, tetapi kalimat penolakan juga bisa ditandai dengan, terimakasih atau lain kali. Misalnya: Aku masih kenyang, Bu, terimakasih.

Mudah, kan? Jadi Itulah jenis kalimat dalam bahasa Indonesia yang terdapat di buku siswa tema 1 kelas 2 SD yang berjudul hidup rukun. Untuk lebih lanjutnya kamu bisa mempelajari langsung di bukunya. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Macam-Macam Kalimat dalam Bahasa Indonesia dan Contohnya"