Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Perilaku Penerapan Asmaul Husna dalam Kehidupan Sehari-hari

Penerapan Asmaul Husna

Asmaul husna terdiri dari dua kata yaitu asma yang berarti nama-nama, dan husna yang berarti baik atau indah. Jadi singkatnya, asmaul husna adalah nama-nama yang baik juga indah yang hanya dimiliki oleh allah swt. Hal tersebut telah tercantum dalam Q,S. Al-a’raf/7 : 180 yang artinya “Dan Allah SWT. Memiliki asma’ul husna, maka bermohonlah kepadanya dengan (menyebut) nama-nama nya yang baik itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dalam (menyebut) nama-nama nya. Nanti mereka akan mendapat balasan dari apa yang telah mereka perbuat.” (Q,S. Al-A’raf/7:180).

Selain terdapat dalam surah Al-A’raf asmaul husna juga terdapat pada hadist rasulullah saw. Yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang berbunyi “Dari Abu Hurairah ra. Sesungguhnya rasulullah bersabda : sesungguhnya Allah SWT. Memiliki sembilan puluh sembilan nama, barang siapa yang mengingatnya maka ia akan masuk surga”. (H.R.Bukhari).

Hadist tersebut merupakan tanda bahwa Allah SWT sangat menyayangi kita, ia menjanjikan surga kepada hambanya yang beriman kepadanya. Akan tetapi, sebagai seorang muslim kita sering melakukan kesalahan, seperti pada sebuah ungkapan yang sangat terkenal di negri arab yaitu “Al-insanu mahallul khata wa an-nisyan.” yang artinya “manusia itu tempatnya salah dan lupa”. Hal itu juga terdapat dalam hadist Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda “Kullu bani Adama khattaun wa Khairul khattaina at-taibuna.” yang artinya “setiap keturunan Adam as. Pasti pernah melakukan kesalahan, dan orang yang baik itu merupakan yang kembali dari kesalahan atau dosanya.”

Sangat jelas bahwa dalam hadist tersebut rasulullah menghimbau kepada kita untuk bertaubat dari segala kesalahan yang telah kita lakukan. Salah satu caranya dengan mencerminkan sikap memahami asmaul husna. Berikut Contoh Perilaku Penerapan Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari. Yang biasa tergambar dalam aktivitas-aktivitas dibawah ini :

1. Menjadi orang yang dermawan (al-karim)

Wujud dari sikap dermawan tersebut misalnya :
– menyisihkan uang jajan untuk kotak amal masjid
– membantu teman yang sedang kesulitan
– menjamu tamu yang datang kerumah sesuai kemampuan
– bersedekah kepada yang membutuhkan

2. Menjadi orang yang jujur dan memberikan rasa aman (al-mu’min)

– menolong sesame teman yang sedang dalam bahaya
– membantu orang menyebrang jalan
– mengakui jika berbuat kesalahan dan bertanggungjawab

3. Senantiasa bertawakal kepada Allah SWT (al-wakil)

– melaksanakan segala perintah Allah SWT dan menjauhi larangan nya
– belajar dengan sungguh-sungguh
– mengerjakan sholat 5 waktu

4. Menjadi pribadi yang kuat dan teguh pendirian (al-matin)

– tidak terpengaruh orang lain untuk melakukan hal yang tidak baik
– kuat dan sabar dalam menghadapi setiap ujian
– meyakinkan diri bahwa Allah SWT akan selalu ada dan menjaga kita

5. Berkarakter pemimpin (al-jami’)

– mempersatukan orang yang sedang berselisih
– tegas dalam mengambil keputusan
– hidup bermasyarakat
– mementingkan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi.

6. Berlaku adil (al-adl’)

– tidak membela orang yang bersalah
– tidak membeda-bedakan dalam berteman
– toleransi terhadap kepercayaan yang dianut oleh orang lain
– bijaksana dalam mengambil keputusan

7. Menjadi orang yang bertakwa (al-akhir)

– mengajak orang lain melaksanakan kebaikan seperti membuang sampah pada tempatnya
– menjalankan puasa sunah
– selalu ingat Allah
– rajin membaca Al-Qur’an

Nah contoh diatas adalah Beberapa Contoh Penerapan Perilaku Asmaul Husna dalam Kehidupan Sehari-hari. Semoga tulisan saya ini tidak hanya dapat kalian jadikan sebuah pelajaran tetapi juga dapat kalian laksanakan dalam kehidupan sehari-hari ya, aminnn!

Posting Komentar untuk "Contoh Perilaku Penerapan Asmaul Husna dalam Kehidupan Sehari-hari"